Miss Internet
miss

About Us

APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)

Dalam Musyawarah Nasional Pertama Tanggal 15 Mei 1996, pada saat mana APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) dinyatakan berdiri, dewan pengurus yang ditunjuk untuk masa jabatan 3 tahun pertama diminta untuk melakukan beberapa program kunci yang dinilai strategis untuk pengembangan jaringan internet di Indonesia. Program-program tersebut adalah :

  1. Tarif Jasa Internet
  2. Pembentukan Indonesia-Network Information Center [ID-NIC]
  3. Pembentukan Indonesia Internet Exchange [IIX]
  4. Negosiasi Tarif Infrastruktur Jasa Telekomunikasi
  5. Usulan Jumlah dan Jenis Provider

Program Pengusulan Tarif Jasa Internet dan Negosiasi Tarif Infrastruktur Jasa Telekomunikasi telah berhasil dilaksanakan dengan baik dengan keluarnya beberapa keputusan pemerintah, yakni :

  • Surat Keputusan MENPARPOSTEL R.I. Nomor KM.59/PR.301/MPPT-96 tanggal 30 Juli 1996 tentang Tarif Jasa Internet.
  • Surat Keputusan MENPARPOSTEL R.I. Nomor KM.2/PR.301/MPPT-97 tanggal tentang Tarif Jasa Sirkit Langganan (Leased Circuit) Termasuk penjabarannya, Sesuai Surat SEKJEN DEPARPOSTEL R.I. Nomor PR.301/9/5/PPT-97 tanggal 28 Februari 1997 yang menyatakan bahwa Penyelenggara Jasa Internet adalah Operator Jasa Telekomunikasi.

APJII memberikan layanan-layanan menguntungkan bagi anggota, diantaranyaadalah:

  1. Koneksi IIX [Indonesia Internet Exchange].
  2. APJII –NIR [Alokasi IP Address dan AS Number]
  3. Penyelenggaraan komunikasi dan konsultasi diantara anggota, antara anggota dengan Pemerintah, antara anggota dengan asosiasi/organisasi semitra didalam dan diluar negeri, serta antara anggota dengan dunia usaha pada umumnya.
  4. Penyediaan sumber-sumber informasi yang berkaitan dengan kebutuhan anggota.
  5. Perlindungan kepentingan anggota, memberikan masukan kepada Pemerintah melalui departemen terkait mengenai berbagai masalah demi kepentingan anggota.
  6. Penyelenggaraan Seminar dan Training.

MISI DAN TUJUAN

APJII memiliki misi dan tujuan sebagai berikut :

  1. Membantu para anggota dalam menyediakan jasa Internet yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
  2. Memasyarakatkan Internet dalam menunjang pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
  3. Mendukung terciptanya peluang bisnis pengusaha Indonesia melalui penyediaan sarana informasi dan komunikasi global.
  4. Membantu pemerintah dalam usaha pemerataan ekonomi di tanah air melalui kesempatan akses terhadap informasi dan komunikasi secara merata di seluruh pelosok Indonesia.
  5. Membantu para anggota dalam menyediakan sumber-sumber informasi mengenai Indonesia.
  6. Meningkatkan partisipasi masyarakat Indonesia dalam kerjasama Internasional.

TUGAS-TUGAS POKOK APJII

APJII mempunyai tugas-tugas pokok sebagai berikut:

  1. Membina dan mengembangkan rasa kesatuan dan persatuan di antara para anggotanya.
  2. Melindungi kepentingan para anggota.
  3. Membantu usaha arbitrase dalam arti menengahi, mendamaikan dan menyelesaikan diantara anggota.
  4. Menyelenggarakan komunikasi dan konsultasi antar anggota, antara anggota dengan Pemerintah dan antara anggota dengan asosiasi/organisasi semitra di dalam dan luar negeri, serta dunia usaha pada umumnya.
  5. Menyelenggarakan hubungan dengan badan perekonomian dan badan-badan lain yang berkaitan dengan dan bermanfaat bagi APJII, baik nasional maupun Internasional.
  6. Menjadi mitra Pemerintah dalam membangun sarana informasi dan komunikasi Nasional dan Internasional, sehingga seluruh sumber daya yang ada dapat digerakkan secara terpadu, efisien dan efektif.

STRUKTUR ORGANISASI

Struktur dan perangkat APJII terdiri dari :

  1. Musyawarah Nasional/Musyawarah Nasional Luar Biasa
  2. Dewan Pelindung/Pembina
  3. Dewan Pengurus
    1. Anggota Dewan Ketua
    2. Sekretaris Jenderal
    3. Bendahara
  4. Badan Pelaksana Harian

KEGIATAN

PROGRAM SEKOLAH2000

Adalah satu inisiatif aktif dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk memperkenalkan Dunia Internet kepada pelajar, guru dan seluruh jajaran pendidikan (sekolah) di Indonesia mulai dari tingkat SD, SLTP sampai dengan SLTA, meliputi SMU, SMK dan Madrasah. Program ini telah berjalan sejak pertengahan tahun 1999 dan telah menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dalam rangka pengembangan pengguna internet, diantaranya adalah Sumpah Internet Pemuda dan e-Student Camp.

MILLENIUM INTERNET ROADSHOW (MIR)

Diadakannya MIR adalah untuk memasyarakatkan pengertian secara luas seputar teknologi informasi (internet), khususnya dalam perkembangannya di Indonesia. MIR diadakan selama 3 bulan mulai dari bulan Maret s/d Mei, dan diadakan di 15 kota di Indonesia.

KELOMPOK KERJA (POKJA)

APJII telah membentuk Kelompok-kelompok kerja dalam rangka mendukung program-program yang telah berjalan, baik untuk perkembangan organisasi dan juga kepentingan anggotanya. Pokja-pokja yang telah terbentuk adalah Pokja Regulasi, AD/ART, Infrastruktur, dan SLA.

SEMINAR DAN TRAINING

Seminar-seminar kerap kali diadakan sebagai upaya dukungan terhadap program-program APJII dan juga salah satu bentuk sosialisasi internet kepada masyarakat. Training-training yang diberikan oleh APJII kepada anggotanya juga bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia menuju era informasi dan komunikasi global.

 

 

APJII Bali

Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) wilayah Bali lahir pada medio 2008, sebagai bentuk komitmen bersama untuk membangun Internet Infrastructure di Bali. Penyedia Jasa Internet atau sering disebut ISP yang bergabung dalam APJII Bali membawa suatu cita-cita untuk dapat memberikan layanan Internet kepada masyarakat dengan didasari oleh legalitas usaha dan perizinan sehingga komitmen dan tanggung jawab terhadap konsumen dapat dilindungi.

Internet sudah merupakan salah satu urat nadi dalam pembangunan Bali. Banyak investor yang masuk ke Bali tidak hanya karena melihat potensi alamnya tetapi juga mendapat informasi-informasi terkini melalui Internet. Fasilitas internet terus bertambah sebagai indikasi pentingnya fungsi Internet. Melihat perkembangan tekhnology yang pesat ini maka APJII Bali telah menggagas sebuah konsep BALI SUPER CORRIDOR (BSC). Yaitu sebuah konsep infrastructure internet yang terintegrasi yang dibangun bersama oleh anggota APJII Bali. Mudah-mudahan konsep ini akan dapat terwujud dengan komitmen bersama.

 

 

Miss Internet Bali 2015

LATAR BELAKANG

Internet dikunjungi oleh jutaan bahkan milyaran orang ddari seluruh dunia. Jika kita membuat satu tulisan tentang diri kita, membuat komentar, mengunggah foto atau video atau hal yang lainnya akan sangat memungkinkan setiap orang di muka bumi ini untuk melihatnya di Internet. Tentu saja dalam kondisi dimana kita menulis, tidak ada proteksi atau perlindungannya. Sekali sebuah materi di Internet menjadi public domain, maka kita sudah kehilangan control atas materi tersebut. Kita tidak akan tahu kapan dan dimana materi itu akan muncul. Karena privacy kita tidak terjaga dengan baik.

Berawal dari masalah keamanan Privacy di Internet, maka APJII Bali ( Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia Wilayah Bali ) ingin mensosialisasikan program “Protect Your Privacy“ kepada masyarakat luas. Program yang akan dilaksanakan ini merupakan sebuah terobosan baru, dalam menjembatani masyarakat dengan teknologi informasi yang sudah sedemikian maju dan awareness terhadap peningkatan keamana dalam berinternet.

Kegiatan ini kami kemas dalam sebuah program yang spektakuler dan kedua kalinya di Indonesia yang bertajuk “ Miss Internet Bali 2015 “

 

MAKSUD DAN TUJUAN

Adapun maksud diadakannya kegiatan ini adalah sebagai kemasan Public Relation dari APJII Wilayah Bali sebagai asosiasi yang mewadahi seluruh Penyelenggara Internet Legal yang berada di Bali untuk memberikan pengaruh positif kepada masyarakat luas terutama masyarakat Bali tentang Keamanan dalam berinternet.

Target Perempuan dalam program ini sendiri adalah karena APJII wilayah Bali menyadari bahwa tingkat populasi dan tingkat pendidikan perempuan di Bali yang semakin tinggi memberikan effect pada penggunaan internet yang massive dan potensi didominasi oleh perempuan.Sehingga program ini sangat tepat untuk dikedepankan sebagai rangkaian sosialisasi dan edukasi bagi perempuan dan yang akan berimbas kepada remaja bahkan ke sector bisnis dan pariwisata.

Adapun tujuan diadakannya acara ini adalah sebagai berikut :

  1. Dapat menjadi jembatan bagi APJII wilayah Bali dalam mensosialisikan asosiasi yang dapat memayungi seluruh Internet Service Provider yang terpercaya dan legal yang berada di Bali.
  2. Menjadikan program unggulan dalam meningkatkan awareness masyarakat terhadap keamanan dalam berinternet.
  3. Miss Internet Bali 2015 akan menciptakan icon Bali dan Indonesia untuk menunjukkan bahwa Bali siap untuk mengembangkan penggunaan teknologi informasi ke seluruh segment masyarakat demi meningkatkan perekonomian.
  4. Program ini akan mampu memeberikan pembelajaran mengenai etika sosial dalam terkoneksi dengan dunia digital.
  5. Menjadikan program ini, program yang spektakuler dan ketiga kalinya di Bali maupun Indonesia.

 

TEMA KEGIATAN MISS INTERNET BALI 2015

“Smart, Beauty, and Care to Prevent Cybercrime“

 

KRITERIA PESERTA

Kriteria Umum :

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Perempuan
  3. Belum menikah
  4. Sehat jasmani dan rohani
  5. Memiliki KTP Bali/ KIPEM atau Kartu Siswa/ Mahasiswa Bali
  6. Bersedia untuk tunduk pada aturan yang berlaku dalam kontes ini.

Kriteria Beauty :

  1. Berpenampilan menarik
  2. Tinggi minimal 160 cm dengan badan proposional
  3. Melampirkan Foto 4R casual, make up natural 2 lembar ( 1 Close Up + 1 Full Body ) Tanpa Editing.

Kriteria Smart:

  1. Menguasai sekurang-kurangnya 1 bahasa asing.
  2. Mempunyai kecakapan berbicara di depan umum
  3. Membuat essay asli (bukan saduran) sekurang-kurangnya 3 paragraf berkenaan pemikiran peserta tentang bagaimana mengoptimalkan penggunaan internet secara sehat,aman atau produktif.

Kriteria it Lovers:

  1. Memiliki pengetahuan berbasis teknologi informasi, seperti : Menguasai dan aktif memakai dua atau lebih aplikasi ke bawah ini dalam setahun terakhir : Blog, facebook, twitter, youtube, google+, instagram dan aplikasi lainnya.
  2. Mempunyai follower atau friendship di sosial media minimum 100 account.
  3. Memiliki salah satu keterampilan atau penguasaan khusus sebagaimana dibawah ini :

a. Pernah membuat/memiliki website

b. Melakukan kegiataan perdagangan melalui website

c. Pernaah mengikuti sekolah,seminar atau training berbasis teknologi informasi

d. Pernah membuat program atau aplikasi berbasis web, android, IOS, Linux atau     semacamnya

e. Pernah terlibat dalam pekerjaan yang berhubungan dengan komunikasi data seperti instalasi jaringan, instalasi operating system atau konfigurasi system

f. Pernah terlibat dalam pekerjaan yang berhubungan dengaan hardware dan multimedia

g. Pernah berpatisipasi sebagai instruktur/pengajar yang berhubungan dengan teknologi informasi

 

TAHAPAN KEGIATAN

Tahap 1 : Seleksi Berkas

Tahap 2 : Seleksi Wawancara

Tahap 3 : Seleksi Karantina

Tahap 4 : Grand Final

 

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

1. Tahap Seleksi

Fase Pendaftaran

Waktu              : 1 Agustus – 10 Oktober 2015

Target             : 300 Peserta

Tempat            : Kantor APJII Bali

Fase Wawancara

Waktu              : 23 – 24 Oktober 2015

Target             ; 100 orang peserta lulus seleksi tahap 1

Tempat            : Kantor APJII Bali

2. Tahap Karantina

Hari/Tanggal   : 16 – 20 November 2015

Peserta Seleksi : 20 orang

Tempat            : Harris Hotel & Residences Sunset Road

3. Tahap Final

Hari, tanggal         : Sabtu, 21 November 2015

Tempat                  : Hotel Harris Sunsetroad

Audience               : 500 orang

 

SUSUNAN KEPANITIAN

Pelindung : Gubernur Bali
Kapolda Bali
Ketua Dewan Pengawas APJII
Penanggung Jawab : Ketua Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia
Steering Commite
Ketua : I Gede Yudhatama
Wakil Ketua SC : Zulfadly Syam
Anggota Arnold Makasau
Organizing Committee
Ketua Pelaksana : Widyan Prasetyo
Wakil Ketua : Bagus Wicaksono
Sekretaris : 1. I Dewa Ayu Windhu Sari Devi
2. Putu Dedy Sagita Putra
Bendahara/Finance Controller : 1. Andy Sabli Tagijara
2. Ayu Wulandari
Koordinator IT & Admin Social Media : 1. I Made Subandi
2. Putri Wirasari
3. Gusti Ayu Lestari Yuka Putri
4. Dian Cahyoning
Koordinator Humas & Promosi : 1. Maya Dwi Maharani
2. Audrey Rigella
3. I G A Ayu Pradnyani Harum Dewi
Kordinator Seleksi & Acara : 1. Ni Luh Pebriani Dewi
2. Luh Putu Budiarti
3. Luh Putu Citra Dewi
4. Canina Asmara Putri/span>
Korrdinator Sarana & Prasarana : 1. Artis Legoh
2. Putu Eko Sukarno
3. Widayat Hadi

 

METODE PENJURIAN

Metode penjurian pada prinsipnya akan menyesuaikan dengan konsep utama yaitu beauty, smart and IT lovers. Akan tetapi dalam tiap tahapan mempunyai metode yang berbeda

Penjurian Seleksi I :

Dalam Tahapan ini penjurian akan memilih 100 peserta yang akan dapat masuk keseleksi II. Penilaian ini berkaitan dengan :

  1. Profil Peserta
  2. Foto

Penjurian Seleksi II

Dalam tahapan ini penjurian akan memilih 20 peserta dari 100 peserta yang telah lolos dari seleksi I. Penilaian ini berkaitan dengan :

  1. Penampilan
  2. Kecakapan berkomunikasi
  3. Wawasan IT dan Non IT

Dalam Tahap ini juga terdapat tahapan voting smsdari audience untuk memilih satu peserta dari 100 peserta yang kemudian dijadikan peserta favorite. 1 Peserta favorite audience akan masuk fase karantina secara langsung.

Penjurian Tahap Karantina

Dalam tahapan ini penjurian akan dilakukan selama masa karantina yang meliputi :

  1. Sikap dan Kecakapan (Attitude)
  2. Perkembangan Pengetahuan / Wawasan serta pemaparan Essay
  3. Hasil Essay

Dalam Tahap ini, ke-20 peserta juga dapat dipilih oleh audience langsung melalui voting sms. Profil ke 20 peserta tersebut dapat dilihat pada website resmi Miss Internet Bali 2014. Akumulasi votting sms berlangsung sampai malam grand final.

Penjurian Grand Final

Dalam tahapan ini penjurian akan dilakukan oleh 9 Juri pilihan.

Penilaian akan berkaitan dengan :

  1. Penampilan Peserta
  2. Wawasan Peserta
  3. Nilai-nilai dari Masa Karantina
  4. Khusus Peserta dengan Hasil votting sms terbesar akan menjadi Juara favorite

 

HADIAH PEMENANG

Selain penjurian yang tepat, factor hadiah bagi pemenang atau juara merupakan stimulus yang mampu mengangkat image kontes ini semakin tinggi. Dan berikut adalah komposisi hadiah dan bonur yang diberikan antara lain :

Juara I :

Berhak mendapatkan hadiah senilai Rp. 100.000.000 yang terdiri dari :

  1. Kontrak kerja selama setahun di APJII
  2. Uang tunai sebesar Rp. 25.000.000,-
  3. Sertifikat APJII Bali
  4. Mahkota Miss Internet
  5. Hadiah Hiburan

Juara II :

Berhak mendapatkan hadiah yang terdiri dari :

  1. Mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 15.000.000,-
  2. Sertifikat APJII Bali
  3. Souvenir, Vocuher dll

Juara III :

Berhak mendapatkan hadiah yang terdiri dari :

  1. Mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 10.000.000,-
  2. Sertifikat APJII Bali
  3. Souvenir, Vocuher dll

Juara Favorite :

Berhak mendapat kan hadiah yang terdiri dari :

  1. Uang tunai sebesar Rp. 10.000.000,-
  2. Sertifikat APJII Bali
  3. Souvenir, Voucher dll

Souvenir dan rangkaian bunga pemenang

  • Miss
  • Miss
  • Miss
  • Miss
->